Gaya adalah suatu dorongan atau tarikan. Gaya dapat mengakibatkan perubahan –
perubahan sebagai berikut :
1) benda diam menjadi bergerak
2) benda bergerak menjadi diam
3) bentuk dan ukuran benda berubah
4) arah gerak benda berubah
Macam – macam
Gaya
Berdasarkan
penyebabnya, gaya dikelompokkan
sebagai berikut :
(1) gaya mesin, yaitu gaya yang
berasal dari mesin
(2) gaya magnet, yaitu gaya yang
berasal dari magnet
(3) gaya gravitasi, gaya tarik
yang diakibatkan oleh bumi
(4) gaya pegas, yaitu gaya yang
ditimbulkan oleh pegas
(5) gaya listrik, yaitu gaya yang
ditimbulkan oleh muatan listrik
Berdasarkan sifatnya, gaya dikelompokkan menjadi :
(1) gaya sentuh, yaitu gaya yang timbul
karena titik kerja gaya, langsung bersentuhan dengan benda.
(2) gaya tak sentuh, yaitu gaya
yang timbul walaupun titik kerja gaya tidak bersentuhan dengan benda.
Menggambar Gaya
Gaya merupakan
besaran vektor ( memiliki nilai dan arah). Oleh karena itu, gaya dapat
digambarkan dengan menggunakan diagram vektor .
|
|
|
|
|
|
|
|
GABUNGAN ( resultan ) gaya
Resultan gaya (R),
yaitu penjumlahan beberapa gaya yang bekerja segaris. Sehingga secara matematis
ditulis :
Untuk memudahkan
perhitungan maka, gaya yang berarah kekanan atau keatas diberi tanda
positif (+), dan gaya yang berarah kekiri maupun kebawah diberi
tanda negatif (-)
|
|
|
|
Gaya –
gaya Searah
Perhatikan gambar
berikut :
Maka Nilai R =
F1 + F2 = ( 2 + 6 ) N = 8 N
Gaya –
gaya Yang Berlawanan Arah
Perhatikan gambar
berikut :
|
|
|
|
|
|
|
|
Maka nilai R =
F1 + F2 = ( -4 + 16 ) N = 12 N
Gaya-gaya Yang
membentuk Sudut 90o ( Siku-siku )
Perhatikan berikut
: F1 = 4 N Fr
|
|
|
|
|
|
F2 =
3 N
Fr = √ F1 2
+ F2 2 = √ 42 + 32 = √ 25 = 5 N Arahnya menuju ke
arah 450 , di tengah-tengah dari kedua gaya yang bekerja tersebut
Kedudukan
yang Seimbang
Dua buah gaya
dikatakan seimbang apabila kedua gaya itu sama besar, berlawanan arah,
dan terletak satu garis. Resultan gaya – gaya yang seimbang R = 0.
Apabila suatu
benda dalam keadaan seimbang (R= 0), maka benda tidak mengalami perubahan gerak
sehingga :
(1) benda yang dalam keadaan diam akan tetap diam
(2) benda yang mengalami GLB akan tetap mengalami
GLB.
gaya gesekan
Gaya
gesekan adalah gaya yang
timbul akibat persentuhan langsung antara dua permukaan benda dengan arah
berlawanan terhadap kecenderungan arah gerak benda.
dengan Fg = gaya
gesekan
Besar gaya gesekan
tergantung pada kekasaran permukaan sentuh. Semakin kasar permukaan, maka semakin besar gaya
gesekan yang timbul.
Cara memperkecil gaya gesekan :
(1) memperlicin
permukaan, misal dengan pemberian minyak pelumas atau mengampelas
permukaan.
(2) memisahkan
kedua permukaan yang bersentuhan dengan udara, misal kapal laut yang
bagian dasarnya berupa pelampung yang diisi udara.
(3) meletakkan benda di atas roda – roda,
sehingga benda lebih mudah bergerak.
Gaya Gesekan yang Merugikan
Contoh gaya gesekan yang merugikan :
(1) gaya gesekan pada mesin mobil dan kopling
menimbulkan panas yang berlebihan sehingga mesin mobil cepat rusak karena aus.
(2) gaya gesekan antara ban mobil dengan jalan
mengakibatkan ban mobil cepat aus dan tipis.
(3) gaya gesekan antara angin dengan mobil dapat
menghambat gerakan mobil.
Gaya berat / BERAT benda
Berat benda adalah pengaruh gaya tarik bumi yang bekerja pada benda
tersebut. Sehingga W = m g.
dengan :
W = berat benda ( N )
m = massa benda yaitu ukuran banyaknya
zat yang terkandung pada benda (kg)
g = percepatan gravitasi bumi ( g = 9,8 ms-2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar