Jumat, 10 Agustus 2012

sea games

Sejarah Seagames
            Sejarah Pesta Olahraga Sea Games – Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara (juga dikenal sebagai Sea Games), adalah peristiwa multi-olahraga dua tahunan yang melibatkan peserta dari 11 negara Asia Tenggara. Perayaan ini diatur di bawah peraturan Federasi Sea Games dengan pengawasan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia.
Sea Games sebelumnya dikenal sebagai Pesta Olahraga Semenanjung Asia Tenggara atau SEAP Games. Pada tanggal 22 Mei 1958, delegasi dari negara-negara di semenanjung Asia Tenggara menghadiri Asian Games ke-3 di Tokyo, Jepang mengadakan pertemuan dan sepakat untuk membentuk sebuah organisasi olahraga.
Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaya (sekarang Malaysia), Laos, Vietnam Selatan dan Kamboja (dengan Singapura termasuk sesudahnya) adalah anggota pendiri. Negara-negara ini sepakat untuk mengadakan pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara dua kali setahun. Komite Federasi SEAP Games dibentuk.
SEAP Games pertama diadakan di Bangkok 12-17 Desember 1959 yang terdiri lebih dari 527 atlet dan pelatih atau manajer dari Thailand, Burma, Malaya (sekarang Malaysia), Singapura, Vietnam dan Laos yang berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga.
 
9 Pengertian Sea Games
SEA GAMES adalah kepanjangan dari singkatan Southeast Asian Games (juga dikenal sebagai SEA Games), adalah sebuah acara olahraga dwi tahunan yang melibatkan peserta dari 11 negara Asia Tenggara saat ini. Permainan di bawah peraturan dari Asia Tenggara Games Federation dengan pengawasan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia.

Sea Games Adalah Taruhan berbentuk Olah Raga
Olah raga dijaman modern tidak ada bedanya dengan judi dan taruhan , Ketika olah raga diperlombagakan maka olah raga tersebut menjadi judi, disana ada unsure kalah menang, untung rugi ada pengharapan, ada piala yang diperebutkan .
Mana kala olah raga ini diselenggarakan oleh Negara maka olah raga yang diperlombagakan atau dipertandingkan maka berubah menjadi Judi dan Taruhan antar Negara. Sea Games adalah judi berbentuk olah raga antar Bangsa Asia Tenggara yang dilegalkan oleh Asian. Beda judi dengan judi berbentuk olah raga yaitu judi yang tidak diakui Negara adalah haram, judi berbentuk olah raga dilegalkan oleh Negara atau antar Negara.
Ditinjau dari ajaran Agama (kususnya Hindu), judi antara dilarang dan dibenarkan. Kitab Dharmasastra melarang judi dan Taruhan, Sedangkan kitab Arthasastra membenarkan judi dan taruhan yang dilegalkan oleh Negara atau pemerintah (Raja).
 

1 Daftar Cabang Olahraga SEA Games 2011

Dalam rangka menyambut SEA Games 2011 yang akan diadakan di Palembang dan jakarta, sekilas info akan mencoba memberikan informasi cabang olahraga apa saja yang akan di adakan di Palembang dan Jakarta pada perhelatan SEA Games 2011 nanti, langsung saja ini dia lets cekedaut!

Cabang Olahraga yang diadakan di Palembang

  1. Sepak bola *grup b  (Jakabaring Sport City)
  2. Atletik  (Jakabaring Sport City)
  3. Renang  (Jakabaring Sport City)
  4. Polo Air  (Kolam Lumban Tirta)
  5. Baseball  (Jakabaring Sport City)
  6. Billiar  (OPI Centre Jakabaring)
  7. Tinju  (GOR Basket Kampus)
  8. Bridge  (Hotel Djayakarta)
  9. Catur  (Hotel Swarna Dwipa)
  10. Fin Swimming  (Jakabaring Sport City)
  11. Senam  (GOR Ranau Jakabaring)
  12. Petangue  (Jakabaring Sport City)
  13. Sepatu Roda  (Jakabaring Sport City)
  14. Sepak Takraw  (Dekranasda Jakabaring)
  15. Menembak  (Jakabaring Sport City)
  16. Softball  (Jakabaring Sport City)
  17. Soft Tennis  (Jakabaring Sport City)
  18. Tennis  (Jakabaring Sport City)
  19. Bola Voli  (PSCC Kampus)
  20. Voli pantai  (Jakabaring Sport City)
  21. Panjat Dinding  (Jakabaring Sport City)
  22. Ski Air  (Jakabaring Sport City)
  23. Angkat Besi  (Jakabaring Sport City)
  24. Gulat  (Gedung Serba Guna Jakabaring)
Cabang Olahraga yang diadakan di Jakarta
  1. Sepak bola *grup a  (Gelora Bung Karno)
  2. Panahan  (Lapangan Panahan Senayan)
  3. Renang Terbuka  (Pulau Putri)
  4. Bulutangkis  (Istora Stadium)
  5. Bola Basket  (GOR Basket Kelapa Gading)
  6. Bowling  (Bowling Jaya Ancol)
  7. Kano  (Cipule, Jawa Barat)
  8. Balap Sepeda  (Velodrome Rawamangun)
  9. Berkuda  (Arthayasa, Depok)
  10. Anggar  (Balairung UI, Depok)
  11. Futsal  (POPKI Sport Hall Cibubur)
  12. Golf  (Jagorawi Golf Cimanggis, Bogor)
  13. Judo  (Gedung Judo, Kelapa Gading)
  14. Karate  (Tennis Indoor Senayan)
  15. Paragliding  (Gunung Mas, Puncak)
  16. Pencak Silat  (Padepokan Pencak Silat, TMII)
  17. Rowing  (Cipule, Jawa Barat)
  18. Layar  (Pantai Marina Ancol)
  19. Kempo  (Ciracas Sport Hall)
  20. Tenis Meja  (Hall A GMSB, Kuningan)
  21. Taekwondo  (POPKI Sport Hall Cibubur)
  22. Perahu Naga  (Cipule, Jawa Barat)
  23. Vovinam  (Gor Remaja, Kec. Tanjung Priok)
  24. Wushu  (Tennis Indoor Senayan)


Olimpiade dan asean gamse

Pertandingan Olimpiade (bahasa Perancis: les Jeux olympiques, JO)[1] adalah ajang olahraga internasional empat tahunan yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga musim panas dan musim dingin serta diikuti oleh ribuan atlet yang berkompetisi dalam berbagai pertandingan olahraga. Olimpiade merupakan kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia, dengan lebih dari 200 negara berpartisipasi.
Awalnya, Olimpiade hanya berlangsung di Yunani kuno sampai akhirnya pada tahun 393 M Olimpiade kuno ini dihentikan oleh Kaisar Romawi, Theodosius. Olimpiade kemudian dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis bernama Pierre Frèdy Baron de Coubertin pada tahun 1896. Dalam kongres pada tahun 1894 yang diselenggarakan di Paris, didirikanlah Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan ibu kota Yunani, Athena dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade modern pertama tahun 1896. Selanjutnya, sejak tahun 1896 sampai sekarang, setiap empat tahun sekali Olimpiade Musim Panas senantiasa diadakan kecuali tahun-tahun pada masa Perang Dunia II. Edisi khusus untuk olahraga musim dingin; Olimpiade Musim Dingin, mulai diadakan pada tahun 1924. Awalnya Olimpiade Musim Dingin diadakan pada tahun yang sama dengan Olimpiade Musim Panas, namun sejak tahun 1994 Olimpiade Musim Dingin diadakan setiap empat tahun sekali, dengan selang waktu dua tahun dari penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas.
Evolusi yang dilakukan oleh IOC selama abad ke-20 dan 21 telah menyebabkan beberapa perubahan pada penyelenggaraan Olimpiade. Beberapa penyesuaian dilakukan, termasuk penciptaan Olimpiade Musim Dingin untuk olahraga es dan salju, Paralimpiade untuk atlet dengan kekurangan fisik dan Olimpiade Remaja untuk para atlet remaja. Dalam perkembangannya, Olimpiade telah menghadapi berbagai tantangan, seperti pemboikotan, penggunaan obat-obatan, penyuapan dan terorisme. Olimpiade juga merupakan kesempatan besar bagi kota dan negara tuan rumah untuk menampilkan diri kepada dunia.
 
Olimpiade kuno
Sejak ribuan tahun lalu bangsa Yunani sudah mengenal olahraga dalam arti yang paling sederhana. Mereka melakukannya untuk kepentingan pasukan perang atau kemiliteran. Dengan berolahraga diharapkan para prajurit akan tangkas dan sigap dalam bertempur. Olimpiade yang paling awal konon sudah diselenggarakan bangsa Yunani kuno pada tahun 776 Sebelum Masehi. Kegiatan itu diikuti seluruh bangsa Yunani dan dilangsungkan untuk menghormati dewa tertinggi mereka, Zeus. 

Olimpiade modern

Ajang olahraga pertama yang pelaksanaannya serupa dengan Olimpiade kuno adalah L'Olympiade de la République, sebuah festival olahraga nasional yang diadakan pada tahun 1796 sampai 1798 selama masa Revolusi Perancis.[17] Dalam pelaksanaannya, ajang ini mengadopsi beberapa peraturan-peraturan yang berlaku dalam Olimpiade kuno. Ajang ini juga menandai diterapkannya sistem metrik ke dalam cabang-cabang olahraga.[17]
Pada tahun 1850 sebuah Kelas Olimpiade didirikan oleh Dr. William Penny Brookes di Much Wenlock, Shropshire, Inggris. Selanjutnya, pada tahun 1859, Dr. Brookes mengganti nama Kelas Olimpiade menjadi Olimpiade Wenlock. Ajang tersebut tetap diadakan hingga hari ini.[18] Tanggal 15 November 1860, Dr. Brookes membentuk Perkumpulan Olimpiade Wenlock.[19]:28.

Kebangkitan Olimpiade.

Semangat bangsa Yunani untuk menghidupkan kembali Olimpiade dimulai seiring dengan berlangsungnya Perang Kemerdekaan antara Yunani dengan Kekaisaran Ottoman pada tahun 1821. Ide untuk membangkitkan Olimpiade pertama kali dicetuskan oleh seorang penyair dan editor majalah bernama Panagiotis Soutsos lewat puisinya yang berjudul "Dialogue of the Dead" yang diterbitkan pada tahun 1833.[19]:1 Evangelis Zappas, seorang bangsawan Yunani-Rumania adalah orang yang pertama kali menulis kepada Raja Otto, menawarkan untuk mendanai kebangkitan Olimpiade.[19]:14 Zappas mensponsori penyelenggaraan Olimpiade pada tahun 1859 yang diselenggarakan di pusat kota Athena. Atlet-atlet yang berpartisipasi dalam ajang tersebut berasal dari Yunani dan Kekaisaran Ottoman. Zappas juga mendanai perenovasian Stadion Panathinaiko kuno agar dapat dipakai sebagai tempat penyelenggaraan Olimpiade pada tahun-tahun berikutnya.[19]:14

Olimpiade masa kini

Dengan 241 atlet yang mewakili 14 negara pada tahun 1896, peserta Olimpiade terus tumbuh sepanjang tahun. Pada Olimpiade Beijing 2008, terhitung sebanyak 10.500 atlet dari 204 negara turut berkompetisi dalam Olimpiade.[45] Sedangkan ruang lingkup dan skala dari Olimpiade Musim Dingin lebih kecil. Dalam Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin, Italia, cuma sekitar 2.508 atlet dari 80 negara yang berpartisipasi.[46] Selama Olimpiade berlangsung, para atlet dan ofisial mereka tinggal di sebuah lokasi yang dinamakan "desa Olimpiade". Desa ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah lokasi mandiri bagi semua peserta Olimpiade. Lokasi tersebut juga dilengkapi dengan kafetaria, klinik kesehatan dan tempat ibadah.[47]

Cabang olahraga ini dieliminasi dari program Olimpiade tetapi tetap diakui oleh IOC.
Olimpiade terdiri dari 35 cabang olahraga, 30 disiplin dan hampir 400 pertandingan. Sebagai contoh, gulat adalah olahraga Olimpiade Musim Panas yang terdiri dari dua disiplin: Greco-Roman dan Freestyle. Masing-masing disiplin diperlombakan ke dalam empat belas pertandingan untuk pria dan empat pertandingan untuk wanita, masing-masing mewakili kelas berat yang berbeda.[109] Olimpiade Musim Panas mempertandingkan 26 cabang olahraga, sedangkan Olimpiade Musim Dingin hanya menawarkan 15 cabang olahraga untuk diperlombakan.[110] Atletik, renang, anggar dan senam artistik adalah cabang-cabang olahraga yang tidak pernah absen diperlombakan dalam Olimpiade Musim Panas. Sedangkan ski lintas alam, seluncur indah, hoki dan seluncur es merupakan cabang-cabang olahraga yang rutin diperlombakan dalam Olimpiade Musim Dingin. Bulu tangkis, bola basket dan bola voli pada awalnya dipertandingkan sebagai cabang olahraga demonstrasi, kemudian dipromosikan sebagai cabang olahraga Olimpiade tetap. Beberapa cabang olahraga seperti tarik tambang, polo dan golf pernah dipertandingkan dalam Olimpiade sebelumnya, namun tidak dilanjutkan pada Olimpiade baru-baru ini.[111]
Olahraga Olimpiade diatur oleh Federasi Olahraga Internasional (IF) yang dikelola oleh IOC. Saat ini terdapat 35 IF dalam Gerakan Olimpiade, mewakili masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade.[110] Ada cabang olahraga yang diakui oleh IOC tapi tidak termasuk dalam program Olimpiade seperti rugbi dan boling. Olahraga ini tidak di klasifikasikan sebagai olahraga Olimpiade, namun dapat di promosikan ke status ini.[112][113] Beberapa cabang olahraga yang sama sekali belum pernah dipromosikan sebagai olahraga Olimpiade antara lain catur dan selancar.[114]
Kontroversi
Australia, Britania Raya dan Swiss adalah negara-negara yang tidak pernah absen mengirimkan delegasinya pada ajang Olimpiade sejak 1896. Sebagian besar negara melewatkan Olimpiade karena kurangnya atlet yang berkualitas, namun beberapa negara memilih untuk memboikot perayaan Olimpiade karena alasan tertentu. Pada Olimpiade London 1908, Irlandia memboikot negaranya sendiri, Britania Raya, setelah Britania Raya menolak memberikan kemerdekaan pada Irlandia.[117] Irlandia juga memboikot Olimpiade Berlin 1936 karena IOC membatasi tim yang boleh berpartisipasi hanya dari Negara Bebas Irlandia, bukannya dari Kepulauan Irlandia.[118] Ada tiga peristiwa pemboikotan dalam Olimpiade Melbourne 1956; Belanda dan Spanyol menolak berpartisipasi karena keterlibatan Uni Soviet dalam Revolusi Hongaria, Kamboja, Mesir, Irak dan Lebanon memboikot Olimpiade Melbourne karena Krisis Suez, sedangkan Cina (Republik Rakyat Cina) juga ikut-ikutan memboikot karena keikutsertaan Taiwan (Republik Cina) dalam Olimpiade.[117] Pada Olimpiade Tokyo 1964, Indonesia dan Korea Utara mencabut diri dari Olimpiade, setelah beberapa atlet mereka di diskualifikasi karena mengikuti Pesta Olahraga Negara-Negara Berkembang (GANEFO) di Jakarta. Pada waktu itu, GANEFO dianggap sebagai pertandingan saingan Olimpiade.[117]
Sejarah Asean games
          Pengertian Sea Games
SEA GAMES adalah kepanjangan dari singkatan Southeast Asian Games (juga dikenal sebagai SEA Games), adalah sebuah acara olahraga dwi tahunan yang melibatkan peserta dari 11 negara Asia Tenggara saat ini. Permainan di bawah peraturan dari Asia Tenggara Games Federation dengan pengawasan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia.
 Asian Games disebut juga Asiad (dari Asia dan Olimpiade), adalah ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun, dengan atlet-atlet dari seluruh Asia.

Sejarah

Asian Games awalnya merupakan ajang olahraga di Asia kecil. Far Eastern Championship Games diadakan untuk menunjukkan kesatuan dan kerja sama antar tiga negara, yaitu Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina, dan Republik Rakyat Cina. Far Eastern Championship Games pertama diadakan di Manila pada tahun 1913. Negara Asia lainnya berpartisipasi setelah diselenggarakan. Far Eastern Championship Games dihentikan pada tahun 1938 ketika Jepang menyerbu Tiongkok dan aneksasi terhadap Filipina yang menjadi pemicu perluasan Perang Dunia II ke wilayah Pasifik.

Asian Games

Setelah Perang Dunia II, sejumlah negara di Asia menerima kemerdekaannya. Negara-negara baru tersebut meninginkan sebuah kompetisi yang baru di mana kekuasaan Asia tidak ditunjukkan dengan kekerasan dan kekuatan Asian diperkuat oleh saling pengertian. Pada Agustus 1948, pada saat Olimpiade di London, perwakilan India, Guru Dutt Sondhi mengusulkan kepada para pemimpin kontingen dari negara-negara Asia untuk mengadakan Asian Games. Seluruh perwakilan tersebut menyetujui pembentukan Federasi Atletik Asia. Panitia persiapan dibentuk untuk membuat rancangan piagam untuk federasi atletik amatir Asia. Pada Februari 1949, federasi atletik Asia terbentuk dan menggunakan nama Federasi Asian Games (Asian Games Federation). Dan menyepakati untuk mengadakan Asian Games pertama pada 1951 di New Delhi, ibu kota India. Mereka sepakat bahwa Asian Games akan diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

Setelah beberapa penyelenggaraan Asian Games, Komite Olimpiade negara-negara Asia memutuskan untuk merevisi konstitusi Federasi Asian Games. Sebuah asosiasi baru, yang bernama Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) dibentuk. India sudah ditetapkan sebagai tuan rumah pada tahun 1982 dan OCA memutuskan untuk tidak mengubah jadwal yang sudah ada. OCA resmi mengawasi penyelenggaraan Asian Games mulai dari tahun 1986 pada Asian Games di Korea Selatan.
Pada tahun 1994, berbeda dengan negara-negara lainnya, OCA mengakui negara-negara pecahan Uni Soviet, Kazakhstan, Kirgistan, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Tajikistan.
Asian Games Musim Panas adalah ajang olahraga yang diadakan empat tahun sekali yang diikuti oleh seluruh negara Asia yang terdaftar dalam Dewan Olimpiade Asia (OCA).

7 Olahraga
            Daftar cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games Musim Panas, beserta tahun dipertandingkan.